Skip to main content

Masalah Ketajaman Chelsea

Chelsea sukses melanjutkan catatan positif mereka di beberapa pekan terakhir. Setelah mampu menaklukan Southampton dan melaju ke babak Semifinal FA Cup, Chelsea juga sukses mengamankan 3 poin penuh kala melawat ke markas Swansea, setelah menang dengan skor tipis 0-1.

Meskipun meraih 3 poin penuh, namun dilihat secara skor akhir ataupun penampilan Chelsea di sepanjang laga, maka bisa menjadi kekhawatiran tersendiri bagi fans Chelsea. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap Swansea, tetapi Swansea saat ini berada di papan bawah, sehingga tak salah jika suporter menuntut Chelsea untuk tampil lebih baik lagi.

Analisa Pertandingan

Pada laga ini, Chelsea sukses mencuri gol pada awal laga memanfaatkan kesalahan Andy King dalam mengontrol bola di lini tengah. Fabregas pun mampu mencetak gol pertama Chelsea di laga ini melalui tendangan kaki kiri ke pojok gawang Fabianski.

Namun terlepas dari momen diatas, sepanjang laga Chelsea cukup kesulitan dalam melawan Swansea, khususnya pada babak kedua. Secara garis besar jika melihat statistik dari kedua tim, maka kedua tim nampak cukup berimbang.
Perbandingan statistik Swansea (Kiri - Orange) vs Chelsea (Kanan - Biru). Sumber: WhoScored.
Seperti yang dapat dilihat pada grafik diatas, baik Swansea maupun Chelsea tak ada yang lebih dominan di laga ini. Pertandingan cenderung berlangsung imbang. Namun justru hal inilah yang menjadi masalah, terutama bagi Chelsea.

Sebagai tim yang tengah berjuang untuk masuk ke Liga Champions musim depan, Chelsea tentunya harus tampil lebih baik dan mendominasi laga, apalagi lawannya berada jauh di papan bawah.

Seperti yang sudah-sudah, sepanjang musim ini Chelsea kerap kali terpeleset kala menlawan tim papan bawah. Dimulai dari C. Palace, West Ham hingga Bournemouth dan Watford. Beruntung pada laga kemarin, Chelsea mampu mempertahankan keunggulannya hingga laga usai.

Secara performa diatas lapangan, Chelsea juga tak terlalu impresif. Jika melihat grafik dibawah, nampak bahwa Chelsea hanya mampu mencatatkan 8 umpan kunci disepanjang laga kemarin.
Grafik umpan kunci Chelsea saat melawan Swansea.
Sumber: WhoScored.
Angka tersebut terbilang minim, terutama 2 umpan kunci juga berasal dari situasi bola mati (tendangan pojok). Tak hanya itu, jumlah 8 umpan kunci tersebut ternyata sama dengan yang dicatatkan oleh Swansea.

Oleh sebab itu, kemenangan kemarin ikut dipengaruhi faktor keberuntungan yang tengah menaungi Chelsea. Karena bisa saja laga berkesudahan imbang mengingat penampilan Swansea yang mampu mengimbangi permaninan Chelsea kemarin.

Apapun itu, 3 poin tetaplah 3 poin. Menang dengan selisih satu gol ataupun tiga gol juga bernilai 3 poin. Namun jika ingin lebih baik lagi, Chelsea tentu dituntut agar mampu lebih tajam di lini depan. Apalagi persaingan di liga Premier tidaklah mudah.

Berikutnya Chelsea akan menjalani partai krusial melawan Liverpool di Stamford Bridge dalam lanjutan pekan ke 37 Premier League.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...