Chelsea menjalani partai wajib menang kala menjamu Tottenham pada Minggu (01/04). Target finish empat besar sekaligus menjaga rekor tak terkalahkan atas Tottenham di Stamford Bridge menjadi dua alasan utama bagi Chelsea untuk memenangi laga ini.
Namun bukannya tampil luar biasa, justru Chelsea harus mengaku kalah atas rival sekotanya tersebut. Bermain didepan publiknya sendiri, Chelsea yang sempat unggul terlebih dahulu justru harus rela kalah dengan skor akhir 1-3. Hasil ini membuat Chelsea tertinggal 8 poin atas Tottenham yang menempati posisi keempat.
Analisa Pertandingan
Sebenarnya secara statistik, Chelsea tidaklah kalah dari Tottenham pada laga ini. Chelsea tercatat mampu menlepaskan 14 tembakan berbanding 12 milik Tottenham. Tak hanya itu, Chelsea juga tercatat mampu menciptakan 10 umpan kunci. Angka tersebut juga mengungguli umpan kunci milik Tottenham yang berjumlah 8.
Namun mengenai jumlah gol yang dicetak, Chelsea jutru hanya mampu mencipatakan 1 gol berbanding 3 yang mampu diciptakan oleh Tottenham. Hal ini menunjukan betapa buruknya penyelesaian akhir yang dimiliki Chelsea. Tak hanya dilaga ini saja, namun pada laga-laga sebelumnya (seperti kala melawan Barcelona), Chelsea juga seperti kesulitan dalam menyelesaikan peluang yang dibuat.
Tak hanya itu, kesalahan (error) yang dibuat oleh para pemain Chelsea juga menjadi salah satu faktor utama begitu mudahnya Chelsea kebobolan dibeberapa laga terakhir. Seperti pada gol pertama, kesalahan yang dilakukan Moses berbuah pada gol penyama Tottenham di laga ini.
Namun disamping itu semua, ada satu hal utama yang lebih menjadi sasaran kritik para suporter Chelsea dari hasil ini, yakni tidak adanya karakter pemimpin yang mampu mendorong tim untuk meraih hasil positif seperti pada tahun-tahun sebelumnya.
Didalam tim Chelsea saat ini, tidak ada pemain yang mampu dan mau berjuang layaknya para legenda Chelsea di tahun-tahun sebelumnya. Para pemain nampak tidak peduli dengan hasil yang diraih pada laga ini ataupun gensi sejarah tak terkalahkan atas Tottenham di Stamford Bridge selama 28 tahun.
![]() |
| Grafik tackle yang dilakukan Kante vs Tottenham. Sumber: WhoScored |
Satu nama yang masih mau menunjukan penampilan apik adalah Ngolo Kante yang bermain cukup baik dilaga ini. Seperti pada grafik diatas, dirinya tercatat melakukan 8 tackle dilaga ini dengan 7 diantaranya sukses.
Catatan 8 tackle yang dilakukan Kante merupakan yang terbanyak yang dicatatkan oleh pemain di laga kemarin. Sebenarnya, Fabregas juga melakukan 7 tackle namun hanya 2 yang berhasil.
Selain sosok Kante, nama lainnya yang patut diberikan apresiasi adalah Azpilicueta. Dirinya tercatat melakukan 4 tackle dengan rasio keberhasilan 100%. Tak hanya itu, dirinya juga tercatat melakukan 4 intersep, 4 sapuan, 1 block dan 3 duel udara.
![]() |
| Grafik tackle yang dilakukan Azpilicueta vs Tottenham. Sumber:WhoScored |
Disamping kedua nama tersebut, tak ada pemain Chelsea yang mampu menampilakan permaianan ngotot dan pantang menyerah seperti yang ditunjukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu faktor utama adalah hilangnya sosok John Terry yang dilepas ke Aston Villa pada awal musim ini. Padahal jiwa 'Mr. Chelsea' yang dimilikinya tentu sangat berpengaruh pada motivasi para pemain kala mengenakan seragam biru Chelsea.
Bagaimanapun juga, sebagai suporter, kita tetap harus mendukung Chelsea apapun yang terjadi. Lagipula musim ini belumlah usai sepenuhnya. Chelsea masih akan berjuang diajang FA Cup dan secara matematis juga masih mampu finish di 4 besar walau peluangnya semakin tipis.



Comments
Post a Comment