Skip to main content

Giroud, Pahlawan Comeback Chelsea

Chelsea sukses kembali ke jalur kemenangan. Bertandang ke markas Southampton dalam lanjutan pekan ke 34 Premier League, Chelsea yang sempat tertinggal berhasil memenangi laga dengan skor akhir 2-3.

Hasil ini sekaligus memangkas selisih poin Chelsea dengan Tottenham menjadi 7 poin saja. Meskipun kesempatan lolos ke ajang Champions League sudah cukup kecil, namun secara matematis Chelsea masih memiliki peluang.

Analisa Pertandingan

Pada laga ini, Chelsea sebenarnya tampil kurang baik. Semenjak babak pertama berjalan hingga ke pertengahan babak kedua, Chelsea terlihat buntu dalam upaya mereka untuk menembus lini pertahanan Southampton. 

Tak hanya itu, Chelsea juga sebenarnya harus tertinggal 2-0 terlebih dahulu setelah Dusan Tadic dan Bednarek masing-masing mampu mencetak satu gol untuk tim tuan rumah.

Namun situasi berubah ketika Conte melakukan perubahan formasi pada menit ke 60-an. Masuknya Giroud dan Pedro menggantikan Morata dan Zappacosta yang kurang maksimal terbukti berbuah manis bagi Chelsea.

Terutama untuk Giroud dirinya mampu menjadi inisiator comeback yang dilakukan Chelsea setelah pada menit ke 70, dirinya sukses mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Marcos Alonso.

Gol nya inilah yang meruntuhkan semangat para pemain Southampton dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain Chelsea. Terbukti hanya dalam tempo 8 menit, Chelsea sudah mampu berbalik unggul setelah Hazard dan Giroud masing-masing mencetak satu gol tamabahan bagi Chelsea.

Maka tak salah jika Giroud layak digelari sebagai pahlawan Chelsea pada laga itu. Sebenarnya Giroud tak banyak melakukan sentuhan. Jika melihat grafik dibawah maka nampak bahwa Giroud tercatat hanya melakukan 16 sentuhan semenjak dirinya dimasukkan.
Grafik sentuhan Giroud vs Southampton. Sumber: WhoScored.
Dari 16 sentuhan tersebut, dirinya terlihat hanya mampu menyentuh bola sebanyak 6 kali diarea kotak penalty milik Southampton. Namun hal ini tak menghalanginya untuk memberikan impact melalui golnya ketika dimasukkan.

Efektifitas yang dimiliknya inilah yang membuatnya kerap mendapat julukan sebagai supersub. Tercatat dirinya hanya memerlukan 2 upaya tendangan ke gawang untuk mampu mencetak 2 gol di laga ini.
Grafik tendangan tepat sasaran Chelsea pada
laga vs Southampton. Sumber: WhoScored.
Uniknya hal ini juga mempengaruhi pemain Chelsea lainnya. Jika melihat grafik diatas, Chelsea tercatat mampu mencetak 3 gol dari 3 tembakan yang dilepaskannya semenjak dimainkannya Giroud.

Hal ini berbanding terbalik pada 60 menit sebelumnya dimana Chelsea kesulitan dalam melepaskan tembakan tepat sasaran.

Adapun hal ini menjadi pertanda positif bagi Chelsea dan juga Giroud. Jika Giroud dan Chelsea mampu mempertahankan efektifitasnya seperti ini, maka akan membantu Chelsea dalam mengakhiri musim dengan gemilang.

Berikutnya Chelsea sudah ditunggu oleh Burnley yang tengah dalam performa yang baik juga pada Kamis mendatang. 

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...