Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya.
Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan.
Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?
Bagian 1: Negosiasi antar klub
Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu:
- Negosiasi antara klub pembeli dan penjual.
- Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut juga intermediaries) mengenai kesepakatan personal pemain.
- Negosiasi antara klub pembeli dengan intermediaries mengenai komisi yang akan diterimanya.
Pada bagian ini akan kami bahas mengenai transfer pemain dari satu klub ke klub lainnya bersamaan juga dengan negosiasi kontraknya.
Sebelum suatu proses transfer dimulai, pertama-tama, pihak klub yang ingin berbicara dengan pemain harus menghubungi terlebih dahulu pihak klub yang memiliki pemain tersebut. Hal ini sudah diatur dalam Artikel 18(3) dari FIFA Regulations of Status and Transfer of Players yang berbunyi "calon klub penjual (klub yang menjual pemain) pertama-tama harus memberikan ijin terlebih dahulu kepada calon klub pembeli (klub yang berniat membeli pemain) sebelum klub pembeli boleh berbicara dengan pemain tentang kemungkinan pindah (transfer).
Namun pada praktik nya banyak klub yang menghubungi pemain tanpa sepengetahuan klub untuk menjalin kesepakatan terlebih dahulu dengan pemain sebelum benar-benar melakukan penawaran secara formal kepada klub yang memiliki pemain yang diincarnya.
Kasus terbaru tentu masih ingat kegagalan transfer Virgil Van Dijk ke Liverpool karena pihak Southampton menemukan bukti bahwa Liverpool telah melakukan praktik diatas.
Pihak klub yang menjual baru akan membelikan ijin kepada klub pembeli setelah semua nominal transfer disepakati yang bearti telah melalui tahap negosiasi yang pertama. Dalam negosiasi transfer, biasanya pihak klub penjual yang memegang kendali dalam negosiasi antar klub. Jika klub penjual tidak bersedia menjual, makan transfer tidak akan berjalan meskipun sang pemain telah memberikan transfer request.
Di kasus yang lain, jika pemain ingin pindah dan pihak klub juga mau menjual pemain tersebut, biasanya agen pemain akan aktif bergerak untuk mencarikan klub yang mampu memberikan karir gemilang bagi pemainnya.
Lalu bagaimana menentukan harga transfer suatu pemain?
Harga yang diberikan oleh klub penjual untuk melepas pemain mengikuti perkembangan pasar transfer pemain. Namun, biasanya terdapat kriteria yang akan mempengaruhi harga transfer dari suatu pemain, diantaranya:
- Umur dari pemain tersebut
- Sisa kontrak yang dimiliki pemian dengan klub penjual
- Posisi bermain
- Internasional
- Nilai komersial yang dimiliki pemain
Setelah harga pemain ditentukan, barulah klub pembeli akan melakukan penawaran yang sesuai dengan harga jual yang diterapkan oleh klub penjual.
Di beberapa kasus, terjadi beberapa persaingan antar klub pembeli untuk mendapatkan jasa pemain incarannya. Oleh karena itu, klub penjual harus memilih diantara beberapa tawaran yang diberikan oleh klub pembeli.
Dalam memilih tawaran, klub penjual biasanya akan lebih senang menerima tawaran yang total nilainya sedikit lebih rendah namun dibayar langsnung dibandingkan dengan total nilai transfer yang lebih besar namun dengan cara dicicil pembayarannya. Hal ini dikarenakan dengan pembayaran penuh secara langsung, maka uang hasil transfer dapat langsung digunakan. Disamping itu, adanya kendala dalam finansial klub juga akan mempengaruhi tawaran yang akan diterima.
Jika sudah terjadi kesepakatan, seblum pembayaran diberikan oleh klub pembeli, pemain yang ditransfer haruslah terlebih dahulu lolos dalam tes medis serta sudah mendapatkan ijin kerja dari negara yang bersangkutan barulah uang dalam kesepakatan transfer dibayarkan. Jika kedua hal diatas telah dipenuhi, pihak klub biasanya akan memanggil pengacara yang bertujuan untuk mengesahkan transfer dan kontrak pemain.
Dengan ini, proses transfer pemain sudah selesai. Namun, kami masih akan memberikan tulisan mengenai negosiasi kontrak pemain dalam transfer dalam beberapa hari kedepan.
Sumber: http://www.reevaldo.com/story/football-club-transfer-negotiations
Comments
Post a Comment