Pada bagian kedua ini, kami akan menjelaskan mengenai negosiasi kontrak antara pemain dengan klub barunya. Perlu diingat bahwa proses negosiasi kontrak baru dapat dilaksanakan jika kedua klub telah menjalin kesepakatan soal harga transfer pemain yang bersangkutan. Hal ini telah kita tulis pada bagian pertama.
Dalam proses negosiasi kontrak pemain, biasanya pihak pemain akan melakukan negosiasi melalui perantara agen. Oleh sebab itu, hubungan antara pemain dengan agennya sangatlah penting di dunia pesepakbolaan.
Dalam negosiasi, biasanya ada beberapa hal yang akan di negosiasikan, diantranya:
- Gaji Pemain
Ketika suatu nilai transfer sudah disepakati, dalam negosiasi kontrak, hal utama yang akan dibicarakan adalah gaji yang akan diterima pemain. Untuk menentukan besar kecilnya nilai gaji yang akan didapatkan pemain, biasanya dilihat dari posisi bermain, usia hingga status pemain tersebut didalam klub.
- Signing-on-bonus
Setelah nilai gaji telah disepakati, biasanya akan ada pembayaran oleh klub ke kantong pemain itu sendiri. Adapun pembayaran kepada pemain ini sendiri tidaklah terlalu tinggi.
Tapi proses pembayaran signing-on-bonus biasanya akan dibayarkan dengan dicicil selama panjangnya kontrak pemain tersebut. Jika pemain dijual sebelum kontraknya habis, maka klub harus langsung membayarkan sisa uang sesuai perjanjian secara penuh. Namun, jika pemain yang meminta pindah, maka klub tak harus membayarkan sisa kekurangan.
- Bonus pembayaran
Selain signing-on-bonus, klub biasanya juga akan memberikan bonus bayran kepada pemain yang bersangkutan. Hal ini biasanya untuk menekan nilai kontrak agar tak terlalu besar. Tak hanya itu, hal ini juga terkadang dibuat agar pemain lebih termotivasi sehingga bermain lebih baik lagi.
Bonus yang diberikan pun bermacam-macam. Ada bonus yang akan diberikan jika tampil setiap beberapa pertandingan. Ada juga bonus setiap mencetak minimal 20 gol untuk striker ataupun jumlah minimal cleansheet untuk pemain belakang ataupun kiper.
Tak hanya itu, di bagian ini, klub biasanya juga memberikan syarat bonus diberikan jika suatu klub tersebut berprestasi. Misalnya menjadi juara ataupun selamat dari degradasi. Namun, terkadang klub juga memberikan syarat pemotongan gaji jika klub terdegradasi agar keuangan klub tetap terjaga.
- Isu yang lainnya
Jika hal-hal diatas telah disepakati, biasanya akan ada pembicaraan mengenai image rights yang di miliki pemain. Pihak klub biasanya akan berusaha untuk mendapatkan image rights yang dimiliki pemain apalagi jika sang pemain merupakan pemain bintang. Image rights cukulah penting karena pihak klub dan memanfaatkan kebintangan yang dimiliki pemain mereka untuk mendapatkan tambahan pemasukkan ke dalam keuangan klub.
Disamping itu, biasanya pihak agen akan meminta "jatah" pembayaran kepada pihak klub. Besarnya bayaran yang akan diterima oleh agen juga tidak dapat dipastikan. Namun, biasanya jika agen tersebut mewakili pemain dengan status bintang maka bisa dipastikan sang agen akan menerima bayaran yang cukup besar.
Selain itu, biasanya akan ada klusul pembelian pemain seperti minimum release clause yang harus dibayarkan seblum pemain tersebut boleh di transfer ke klub lainnya. Biasanya ini untuk menjaga agar klub mampu menjaga pemain dari incaran klub-klub lainnya.
Jika semua hal diatas telah disetujui maka sang pemain telah resmi berpindah klub ke klub barunya. Namun, kami masih akan memberikan tulisan lanjutan mengenai hubungan agen-pemain yang sangatlah penting terutama dalam tahap negosiasi ini.
Sumber: http://www.reevaldo.com/story/football-contract-transfer-negotiations
Comments
Post a Comment