Skip to main content

Laporan Pertandingan: Chelsea 1-3 Tottenham

Harapan Chelsea untuk finish diposisi 4 besar klasmen sekaligus mengamankan tiket lolos ke ajang Liga Champions musim depan semakin pudar. Bertanding menjamu Tottenham di kandang sendiri, Chelsea justru harus mengaku kalah dengan skor 1-3.

Akibatnya kini jarak antara Chelsea, yang tertahan diposisi kelima, dengan Tottenham, diposisi keempat, melebar menjadi 8 angka. Di 7 laga sisa, Chelsea diprediksi akan sulit untuk menyalip kembali Tottenham dengan jarak yang sudah cukup jauh tersebut.

Susunan Pemain

Pada laga ini, formasi andalan 3-4-3 kembali diterapkan oleh Antonio Conte. Hazard, Morata dan Willian dipercaya sebagai juru gedor Chelsea dilaga ini. Sedangkan diposisi penjaga gawang dipercayakan kepada Willy Caballero setelah Courtois masih harus berkutat dengan cedera hamstring yang dideritanya.

Sedangkan dikubu tim tamu, Pochettino menerapkan formasi 4-2-3-1 di laga ini. Harry Kane yang sempat mengalami cedera hanya berada di bangku cadangan sehingga posisi striker ditempati oleh Son pada laga ini.
Line-up Chelsea vs Tottenham. Sumber: WhoScored.


Jalannya Pertandingan

Awal berjalannya laga, tim tamu langsung berusaha mengambil inisiatif penyerangan. Bola mampu dikuasai oleh para pemain Spurs, sedangkan Chelsea lebih memilih untuk menunggu dan menjaga lini pertahanannya.

Namun terlalu asik menyerang, justru Chelsea lah yang mampu menciptakan beberapa pelaung berbahaya. Salah satunya berasal dari tendangan M. Alonso yang mampu membobol gawang Lloris namun sayangnya dirinya sudah terjebak offside.

Setengah jam laga berjalan, Chelsea akhirnya mampu menciptakan gol pembuka dilaga ini. Berawal dari umpan silang yang dilepaskan oleh Moses, Hugo Lloris yang keluar dari gawangnya melakukan kesalahan setelah upayanya untuk memotong bola gagal, sehingga Morata dengan mudah menyundul bola kegawang Tottenham yang sudah kosong.

Keunggulan 1-0 Chelsea ini membuat para pemain Tottenham semakin gencar melakukan serangan. Beberapa upaya berusaha dilakukan oleh anak-anak asuh dari Pochettino ini, namun kesolidan lini pertahanan Chelsea membuat Tottenham masih gagal mendapat gol penyama kedudukan.

Namun menjelang babak pertama usai, Tottenham sukses menyamkan kedudukan. Berawal dari kesalahan Moses yang gagal membuang bola, Davies memberikan bola ke Eriksen yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalty. Kesalahan antisipasi dari Caballero membuat Tottenham sukses menyamakan kedudukan.

Babak pertama pun usai dengan skor sama kuat 1-1.

Memasuki babak kedua, Tottenham berusaha tampil lebih menekan. Hasilnya 15 menit babak kedua berjalan, umpan lambung yang dilepaskan Dier dari lini pertahanan mampu dikontrol dengan baik oleh Alli yang lepas dari jebakan offside dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Caballero.

Unggul 1-2, Tottenham tidak mengendorkan serangan mereka. Tak berselang lama dari gol kedua mereka, Tottenham mampu menambah gol mereka dan memperlebar keunggulan mereka atas Chelsea.

Adalah Dele Alli lagi yang mampu membobol gawang Chelsea setelah upaya pertama yang dilepaskan oleh Son masih dapat dihalau oleh Caballero namun bola mampu disambar oleh Alli yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Caballero.

Setelah unggul 2 gol, Tottenham lebih bermain hati-hati sambil sesekali melakukan serangan balik. Chelsea yang berusaha menekan habis-habisan tidak mampu memperkecil kedudukan hingga laga usai.

Laga pun usai dengan skor 1-3 untuk kemenangan Tottenham. Adapun kemenangan ini sekaligus memutus catatan 28 tahun tidak pernah menang milik Tottenham di markas Chelsea. Berikutnya Chelsea akan menjamu West Ham pada lanjutan ajang Premier League pekan 33.

Match Stats

Chelsea (Kiri) - Tottenham (Kanan).
Sumber: WhoScored.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...