Skip to main content

Lemahnya Koordinasi Pertahanan Arsenal yang Gagal Dimanfaatkan Chelsea

Chelsea harus puas berbagi angka satu setelah ditahan imbang oleh Arsenal pada lanjutan pekan ke 22 Premier League. Chelsea pun harus rela mengawali tahun 2018 dengan hasil kurang memuaskan sama seperti beberapa tahun terakhir.

Hasil ini juga harus membuat Chelsea kembali turun ke peringkat ketiga setelah pada pekan sebelumnya sempat menyalip Man. United yang kini kembali ke posisi kedua. Tah hanya itu, hal ini semakin menjauhkan jarak Chelsea dengan City yang sekarang sudah berjarak 16 poin.

Analisa Pertandingan

Pada laga ini sebenarnya Chelsea bermain cukup baik meskipun tidak terlalu sering menguasai bola. Sepanjang jalnnya laga Chelsea mampu menyamai jumlah tembakkan tepat sasaran dari Arsenal yakni sebanyak 6 kali.

Chelsea sendiri memiliki peluang menang yang cukup besar dilaga ini sehingga hasil imbang yang diraih cukup membuat sebagian besar fans Chelsea kecewa. 

Ya, di laga ini Arsenal yang harus kehilangan banyak pemain kunci di lini pertahanan, cukup mudah ditembus oleh Chelsea. Disamping dua gol yang mampu diciptakan, sebenarnya Chelsea harusnya mampu menambah jumlah gol mereka di laga ini.

Namun sayangnya penyelesaian akhir yang kurang tenang membawa Chelsea gagal meriah 3 poin penuh. Sialnya bagi Morata, dirinyalah yang menjadi kambing hitam karena gagal menyelesaikan pelung emas yang dimiliki Chelsea.
Grafik peluang pertama Morata vs Arsenal.
Sumber: WhoScored
Seperti yang dapat dilihat pada grafik diatas yang merupakan grafik peluang pertama Morata di laga melawan Arsenal. Berawal dari umpan panjang dari sisi kanan pertahanan Chelsea, bek Arsenal yang salah koordinasi membuat Morata bisa lepas dan tinggal berhadap-hadapan dengan Petr Cech.

Sayangnya Morata justru melepaskan tembakan yang menyamping cukup jauh dari gawang Arsenal dan gagal lah peluang pertama Chelsea untuk menciptakan gol pada laga ini.

Sedangkan pada grafik dibawah yang merupakan grafik peluang kedua Morata pada laga ini. Secara build-up peluang kedua ini juga hampir sama dengan peluang pertama yang dimiliki Chelsea.
Grafik peluang kedua Morata vs Arsenal.
Sumber: WhoScored
Berawal dari umpan panjang Azpilicueta dari sisi kanan pertahanan Chelsea, bola lambung kembali gagal diantisipasi oleh bek tengah Arsenal sehingga Morata kembali tinggal berhadapan dengan Cech.

Namun kali ini dirinya hanya melepaskan tembakan lurus tepat ke tubuh Petr Cech sehingga bola dengan mudah dihalau. Sialnya lagi, bola muntah yang disambar Zappacosta hanya membentur mistar gawang.

Melihat kedua hal diatas, dapat disimpulkan bahwa efek ketiadaan beberpa pemain inti Arsenal seperti, Konscielny ataupun Monreal, dijantung pertahanan membuat koordinasi pertahanan Arsenal melemah.

Sayangnya, Chelsea gagal memanfaatkan lemahnya koordiansi pertahanan Arsenal untuk mengamankan 3 poin penuh di laga itu. Terlebih Chelsea juga sempat unggul 1-2 sebelum disamakan dimenit-menit akhir oleh Bellerin.

Sehingga kritik pedas yang dilontarkan para fans Chelsea terhadap Morata dapat dimaklumi. Namun ada baiknya juga agar tidak perlu terlalu menyalahkan Morata atas kegagalan kali ini. 

Seperti yang dikatakan Conte, Morata masihlah muda dan akan dapat berkembang kedepannya. Mencaci pun juga tidak akan merubah hasil pertandingan sehingga ada baiknya para fans bersatu dan kembali mendukung Chelsea sepenuhnya.

Berikutnya, Chelsea sudah ditunggu oleh Norwich City pada ajang FA Cup yang akan dilangsungkan pada Minggu (07/01) dini hari waktu Indonesia.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...