Skip to main content

Chelsea Tumpul di Depan Gawang

Chelsea kembali gagal meraih kemenangan di tahun 2018 ini. Sudah melakoni empat pertandingan, Chelsea hanya mampu bermain imbang pula sebanyak 4 kali. Terakhir, Chelsea kembali dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh Leicester.

Hasil ini membuat Chelsea mengawali tahun 2018 dengan catatan terburuk mereka di era Premier League. Hasil ini juga membuat Chelsea telah gagal mencetak gol di 3 pertandingan terakhir mereka.

Analisa Pertandingan

Sebelum laga pelatih Chelsea, Antonio Conte, telah mengatakan dalam konfrensi pers bahwa Leicester merupakan salah satu lawan terburuk yang harus dihadapi Chelsea ketika jadwal padat masih menghantu Chelsea.

Hasilnya terbukti benar, terutama sepanjang babak pertama, Chelsea sangat kesulitan dalam membendung serangan-serangan Leicester. Tercatat sepanjang babak pertama, Chelsea harus menerima 12 tembakkan ke arah gawang mereka.

Tak hanya disegi pertahanan, pada saat menyerang pun Chelsea terlihat mati kutu. Seperti yang dapat dilihat pada grafik dibawah, Chelsea tercatat hanya mampu menciptakan 4 umpan kunci sepanjang babak pertama.
Grafik umpan kunci Chelsea pada babak pertama vs Leicester.
Sumber: WhoScored
Hal ini berbandng jauh dengan Leicester yang mampu menciptakan 10 umpan kunci dalam kurun waktu yang sama.

Situasi barulah berubah ketika Leicester harus bermain dengan 10 orang akibat dikartu merahnya Ben Chilwell. Chelsea mampu tampil jauh lebih dominan dan menguasai pertandingan.

Namun sayangnya pada situasi seperti ini, Chelsea harus bermain tanpa sosok Eden Hazard ataupun Cesc Fabregas yang sudah diganti akibat kelelahan. Adapun Willian dan Pedro yang menggantikan peran keduanya sebenarnya tampil tidak terlalu buruk.

Namun sayangnya, kontribusi keduanya belum cukup untuk memecah kebuntuan Chelsea pada laga ini. 

Repotnya lagi, semenjak dikeluarkannya Hazard dan Fabregas, Morata menjadi sedikit terisolasi di lini depan. Dapat dilihat pada grafik dibawah yang merupakan grafik sentuhan Morata setelah ditariknya Hazard dan Fabregas.
Grafik sentuhan Morata semenjak menit 58  vs Leicester.
Sumber: WhoScored
Dapat dilihat sendiri, Morata hanya mampu menyentuh bola sebanyak 11 kali semenjak ditariknya Hazard. Lebih buruknya lagi, hanya 1 sentuhan yang dilakukan didalam kotak penalty lawan, selebihnya Morata harus turun ke area tengah untuk dapat menerima bola.

Akibatnya, Morata tercatat tidak mampu melepaskan satu pun tembakkan disepanjang laga. Jika sebelumnya dirinya dikritik karena gagal memaksimalkan peluang, pada laga ini dirinya justru tidak mendapt peluang sedikitpun akibat minimnya support yang diterimanya.

Hasil ini membuat Chelsea harus turun ke posisi empat kalsmen sementara digeser oleh Liverpool. Berikutnya Chelsea akan melakoni partai replay FA Cup menjamu Norwich di Stamford Bridge.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...