Skip to main content

Arsenal Mimpi Buruk Conte

Chelsea gagal melaju ke babak final Carabao Cup setelah perjalanan mereka dihentikan oleh rival sekota mereka, Arsenal, di babak semi final. Bermain imbang 0-0 di leg pertama, Arsenal sukses mengunci tiket ke final setelah mengalahkan Chelsea dengan skor 2-1 pada leg kedua.

Hasil ini seolah mempertegas status Arsenal sebagai tim yang menjadi mimpi buruk bagi Chelsea diera Antonio Conte. Dalam 7 pertemuan terakhir, Chelsea tercatat hanya mampu menang 1 kali, imbang 3 kali dan kalah 3 kali.

Analisa Pertandingan

Pada laga ini pelatih Chelsea, Antonio Conte, memilih untuk bermain dengan false nine dengan absennya Morata. Adapun penerapan strategi ini cukuplah efektif karena Arsenal menerapkan pola 4 bek dibelakang.

Sepanjang babak pertama, tercatat Chelsea lebih dominan dibanding Arsenal. Meskipun Willian sempat harus ditarik akibat cedera, Chelsea masih mampu menekan Arsenal. Seperti yang dapat dilihat pada grafik dibawah berikut.
Statistik Arsenal vs Chelsea di babak pertama. Sumber: WhoScored
Namun situasi menjadi berubah memasuki babak kedua. Perubahan formasi yang dilakukan oleh Arsene Wenger dangan menarik Elneny sedikit kebelakang membentuk pola 3 bek di pertahanan mampu menyulitkan Chelsea.

Seperti yang dapat dilihat pada grafik dibawah, pada babak kedua permainan Chelsea menjadi sedikit bermasalah. Penguasaan bola pun mampu dipegang lebih banyak oleh Arsenal dibabak kedua.
Statistik Arsenal vs Chelsea dibabak kedua. Sumber: WhoScored
Hasilnya Arsenal sukses menambah gol lagi, sementara Chelsea gagal dan membuat laga harus berkahir dengan kemenangan Arsenal.

Hasil ini memang tidak memuaskan banyak fans Chelsea. namun, Chelsea harus cepat-cepat melupakan kekalahan ini dan kembali fokus ke partai berikutnya karena mereka sudah ditunggu Newcastle di babak keempat FA Cup akhir pakan nanti.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...