Skip to main content

Laporan Pertandingan: Arsenal 2-2 Chelsea

Chelsea gagal meraih poin penuh kala melawat ke markas Arsenal pada Kamis (04/01), dini hari waktu Indonesia. Sempat berbalik unggul, Chelsea harus puas berbagi satu angka dengan sang tuan rumah setelah laga berkesudahan dengan skor 2-2.

Hasil ini membuat Chelsea kembali turun ke posisi ketiga klasmen sementara setelah kembali disalpi oleh Man. United. Adapun jarak Chelsea dengan Man. City selaku pemuncak klasmen kembali menjadi 16 angka.

Susunan Pemain

Dalam laga ini tim tuan rumah, Arsenal, memiliki masalah cedera pada lini pertahanan mereka. Arsenal yang turun dengan formasi 3-4-3 harus tampil tanpa kehadiran Konscielny, Monreal hingga Kolasinac. Adapun posisi mereka digantikan oleh Chambers, Holding dan Maitland-Niles.

Dikubu tim tamu, Chelsea mampu turun dengan susunan terbaik mereka. Pada laga ini, Antonio Conte memutuskan untuk turun dengan formasi 3-5-2 dengan Morata dan Hazard kembali menjadi tumpuan dilini depan.
Line-up Arsenal vs Chelsea. Sumber: WhoScored


Jalannya Pertandingan

Pada babak pertama kedua klub tampil dengan sedikit berhati-hati. Namun laga tetap berjalan dengan seru karena baik Arsenal maupun Chelsea secara bergantian mampu menciptakan peluang emas.

Dikubu Chelsea, peluang emas yang dimiliki oleh Morata dan Fabregas tidak mampu dimaksimalkan dengan baik dan hanya melebar dari gawang Petr Cech. Di kubu lainnya, Arsenal juga memiliki dua peluang berbahaya.

Yang pertama dari tendangan Sanchez yang masih mampu ditepis oleh Courtois dan mengenai tiang gawang dua kali namun gagal menjadi gol. Disusul oleh tendangan Lacazette yang masih mampu diselamatkan oleh Courtois.

Hingga babak pertama usai, skor tetap tidak berubah dan sama kuat 0-0.

Pada babak kedua, jual-beli serangan tetap berlanjut. Chelsea membuka peluang setelah Hazard yang mampu melepaskan diri dari penjagaan bek lawan namun tendangannya masih mampu diamankan oleh Cech.

Sedangkan Arsenal juga kembali mendapat peluang dari kaki Lacazette yang lagi-lagi juga mampu diselamatkan oleh Courtois walau sudah berhadapat satu lawan satu.

Tak perlu waktu lama, gol pun akhirnya tercipta di laga ini. Adalah tendangan keras kaki kiri Wilshere dari dalam kotak penalty yang meruntuhkan tembok Courtois. Skor 1-0 untuk Arsenal.

Chelsea yang tertinggal mulai menggencarkan serangan. Hasilnya Chelsea mendapat hadiah penalty setelah Hazard dilanggar oleh Hector Bellerin ketika berusaha membuang bola. 

Hazard yang maju menjadi eksekutor pun mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

10 menit jelang laga usai, Chelsea sukses berbalik unggul. Zappacosta yang masuk menggantikan Moses dibabak kedua mampu melewati bek muda Arsenal, Maitland-Niles dan mengirimkan umpan datar yang disambar oleh Alonso dan membawa Chelsea berbalik unggul.

Kemenangan yang sudah didepan mata akhirnya sira setelah pada injury time, Bellerin mampu melepaskan tembakkan voli yang gagal dijangkau oleh Courtois dan kembali membuat skor menjadi imbang.

Pada penghujung laga, Chelsea hampir saja mampu kembali mencetak gol, namun Morata yang tinggal berhadapan dengan Cech kembali gagal melaksanakan tugasnya. Bola muntah yang disambar oleh Zappacosta pun hanya membentur mistar gawang Arsenal.

Hasil imbang 2-2 menutup laga kali ini. Berikutnya Chelsea akan berlaga diajang FA Cup kala melawat ke markas Norwich City pada akhir pekan nanti.

Chelsea Man of The Match

Nama Thibaut Courtois layak dijadikan Man-of-The-Match pada laga kali ini. Meskipun kebobolan 2 kali namun kiper asal Belgia ini beberapa kali melakukan beberapa penyelamatan yang krusial dan menjaga Chelsea tetap berada didalam game.

Tercatat dirinya mampu melakukan 4 penyelamatan pada laga ini dengan 2 diantaranya merupakan penyelamatan kelas dunia, kala menepis tembakan dari Sanchez dan Lacazette. Berkat aksinya ini dirinya layak menjadi pemain terbaik Chelsea kali ini.

Match Stats

Arsenal (Kiri) - Chelsea (Kanan).
Sumber: WhoScored

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...