Skip to main content

UCL MD2: Atletico Madrid 1-2 Chelsea

Chelsea sukses  melakukan comeback dalam laga kedua UEFA Champions League 2017/2018 dini hari tadi. Bertamu ke markas baru Atletico Madrid, Wanda Metropolitano, Chelsea sukses merusak debut Atletico dikancah Eropa di stadion baru milik mereka. Sempat tertinggal lebih dahulu, Chelsea sukses membalikkan keadaan dan menang 1-2. 

Istimewanya lagi, gol kemenangan Chelsea baru tercipta di penghujung laga. Hasil ini membawa Chelsea memimpin klasmen sementara Grup C UCL 2017/2018 dengan 6 angka setelah sebelumnya juga mampu membantai Qarabag di laga pembuka. Peringkat kedua diduduki oleh AS Roma disusul Atletico yang masih tertahan di peringkat ketiga klasmen sementara.

Jalannya Pertandingan

Chelsea turun dengan formasi 3-5-2 di laga kali ini. David Luiz yang menjalani sanksi saat Chelsea menghajar Stoke pekan lalu dimainkan dari awal bersama Gary Cahill dan Azpilicueta di lini belakang. Adapun Eden Hazard turun dari menit pertama dan diduetkan dengan Morata di lini depan.

Dikubu tim tuan rumah, Atletico turun dengan formasi andalan mereka 4-4-2. Antoine Griezmann dan Correa di percaya sebagai ujung tombak di laga ini. Sedangkan Thomas Partey dimainkan dari awal menggantikan posisi yang biasa ditempati Gabi di lini tengah.
Line-up Atletico Madrid vs Chelsea. Sumber: WhoScored
Awal jalannnya laga, kedua tim bermain dengan hati-hati. Tidak ada peluang berbahaya yang tercipta dalam 10 menit awal jalannya laga. Barulah pada menit ke 12 tendangan dari Hazard yang sedikit mengenai kaki dari bek Atletico membentur tiang gawang dari Oblak.

Menit ke 30-an, bola panjang dari David Luiz berhasil disundul oleh Morata, namun masih dapat ditepis oleh kiper Atletico, Jan Oblak. Terus tertekan, Atletico berusaha untuk menekan balik.

Hasilnya, Atletico mendapatkan penalty setelah David Luiz melanggar Lucas Hernandez di kotak terlarang. Antoine Griezmann yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan merubah skor menjadi 1-0 untuk tim tuan rumah.

Jelang babak pertama usai, Atletico nyaris unggul 2-0. Bermula dari sepakan keras jarak jauh dari Koke masih dapat ditepis oleh Courtois, bola rebound disambar oleh Saul namun tendangannya hanya melebar di samping gawang Courtois. Hingga babak 1 usai skor tetap 1-0 untuk Atletico.

Pada babak kedua, tidak ada pergantian pemain di kedua tim. Chelsea yang tertinggal berusaha tampil lebih menekan untuk membalas gol. Hasilnya, 15 menit babak kedua berjalan, umpan silang yang dilepaskan oleh Hazard berhasil ditanduk oleh Morata dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Mendapatkan momentum, Chelsea nyaris langsung membalikan keadaan. 2 menit berselang, Fabregas mendapat peluang emas didepan gawang Atletico, namun sayangnya tendangan yang dilepaskan Fabregas hanya melebar di samping gawang Atletico.

Memasuki menit ke 73, Chelsea kembali memperoleh peluang emas. Melalui skema serangan balik, Morata yang berhasil lolos dari jebakan offside tinggal berhadapan 1-on-1 dengan Oblak, namun sayangnya tendangan yang dilepaskannya masih melebar.

10 menit jelang berakhirnya laga, Conte berusaha melakukan penyegaran di lini depan. Michy Batshuayi dan Willian dimasukkan untuk menggantikan Morata dan Hazard yang kelihatan mulai kelelahan. Hasilnya, pada masa injury time, Batshuayi sukses mencetak gol kemenangan melalui skema serangan yang baik dari Chelsea.

Gol dari Batshuayi tersebut sekaligus menandai usainya laga tersebut. Atletico yang memiliki rekor gemilang di kandang berhasil dikalahkan oleh Chelsea dengan skor tipis 1-2. Setelah laga ini, Chelsea akan kembali melakoni laga kandang di ajang Premier League, Sabtu (30/10) nanti, melawan salah satu kandidat juara, Man. City.

Match Stats

Atletico: Kiri - Chelsea: Kanan.
Sumber: WhoScored

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...