Skip to main content

Morata On Fire, Chelsea Benamkan Stoke

Hasil positif kembali diraih oleh Chelsea dalam lanjutan pekan ke 6 Premier League, Sabtu (23/09) kemarin. Bertandang ke Bet365 Stadium, markas dari Stoke City, Chelsea sukses mengalahkan sang tuan rumah dengan skor cukup telak 0-4.


Hasil ini menjadi modal baik bagi Chelsea sebelum melakoni 2 partai berat, yakni melawan Atletico Madrid pada Kamis dini hari (28/09) dan melawan Man. City pada Sabtu (30/09). Selain itu, hasil ini tetap menjaga jarak Chelsea dengan puncak klasmen sementara yang masih dipimpin oleh Man. City hingga pekan ke 6 ini.

Analisa Pertandingan

Pada pertandingan kali ini, Conte kembali melakukan beberapa rotasi karena padatnya jadwal yang dimiliki Chelsea pada bulan ini. Gary Cahill, Fabregas dan David Luiz digantikan posisinya dalam starting line up dengan Rudiger, Bakayoko dan Christensen pada laga ini. 

Eden Hazard kembali disimpan di bangku cadangan, sedangkan Pedro yang sudah pulih dari cedera ringan yang dideritanya saat ditahan imbang oleh Arsenal pekan lalu, turun untuk menemani Willian dan Morata di lini depan.

Sedangkan Stoke sendiri memiliki masalah di lini belakang pada laga ini. Zouma, Shawcross, Cameron hingga Wimmer tak dapat dimainkan pada laga ini, sehingga Glenn Johnson dan Pieters dipercaya untuk menemani Martins Indi di lini belakang.

Akibat krisis yang diderita lini pertahanan Stoke inilah yang membuat Chelsea menang dengan cukup telak. Jika dilihat dari proses gol yang tercipta, 3 dari 4 gol lebih merupakan akibat dari blunder yang dilakukan oleh lini pertahanan Stoke.

Gol pertama selain karena kecerdikan dari Morata agar lepas dari jebakan offside, namun ada kesalahan komunikasi antara Johnson dengan Martins Indi sehingga Morata dapat lepas tanpa penjagaan berarti dan mencetak gol pertamanya di laga ini.

Gol kedua, letak kesalahan sudah tentu jelas terlihat dilakukan oleh Fletcher yang berusaha melakukan umpan ke belakang namun bola justru mampu direbut oleh Pedro yang dimaksimalkannya dengan baik. 

Adapun gol ketiga juga semakin menunjukan lemahnya lini pertahanan Stoke. Adalah Johnson lagi yang umpannya dapat dipotong oleh Bakayoko sehingga Morata dengan mudah melakukan solo run dan mencetak gol ketiga Chelsea di laga ini.
Grafik tembakan yang dilepaskan Morata vs Stoke. Sumber: WhoScored
Di samping itu semua, kredit tetap patut diberikan kepada Alvaro Morata yang tampil sangat baik di laga kali ini. Dapat dilihat diatas, grafik tendangan yang dilepaskan oleh Alvaro Morata di laga ini. Morata tercatat melakukan 4 kali upaya tendangan ke arah gawang Stoke (terbanyak di laga ini).

Ditambah lagi, dari 4 tembakan yang dilepaskannya itu, 3 diantaranya tepat sasaran (terbanyak dilaga ini) dan ketiga-tiganya berbuah menjadi gol di laga ini (angka konversi 75%).

Selain itu, dapat dilihat pada grafik dibawah, Morata tercatat melakukan 4 kali percobaan dribble. Jumlah yang dicatatkannya itu lebih banyak dari pemain Chelsea manapun di laga ini dan hanya kalah dari Sobhi (7 kali percobaan dribble). 
Grafik dribbles dari Morata vs Stoke. Sumber: WhoScored
Walaupun hanya 1 yang sukses, namun 1 dribble sukses tersebut berbuah gol di laga ini. Hal ini sekaligus menunjukan betapa berbahayanya Morata apabila dirinya dapat lepas ketika melakukan dribble.

Di samping Morata, secara keseluruhan Chelsea sendiri bermain baik. Berdasarkan catatan WhoScored, rata-rata pemain Chelsea mendapat nilai 7.53 di laga kali ini. Hasil ini juga membuat Chelsea tak terkalahkan semenjak ditaklukan Burnley di laga pembukaan Premier League pada Agustus lalu.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...