Skip to main content

Laporan Pertandingan: Chelsea 1-1 Arsenal

Ajang Comunity Shield menjadi pembuka jalannya Premier League 2017/2018. Chelsea yang melawan Arsenal harus mengakui keunggulan sang rival sekota setelah takluk lewat drama adu penalti.


Chelsea yang berniat mengawali musim dengan kemenangan pun harus rela kehilangan gelar Comunity Shield (lagi) setelah sebelumnya juga pada musim 2012/2013 serta pada musim 2015/2016 juga kalah di ajang ini.

Jalannya Laga

Chelsea turun dengan formasi andalan mereka 3-4-3 dengan Michy Batshuayi lebih dipercaya sebagai ujung tombak dibanding Morata untuk menggantikan peran Diego Costa. Selain itu, Pedro yang sempat cedera juga kembali dipasang di laga ini. Sedangkan Eden Hazard dan pemain baru Chelsea, Bakayoko, masih belum dapat tampil karena sedang menjalani masa pemulihan.


Dikubu Arsenal, tak ada nama Alexis Sanchez serta Oziil di daftar susunan pemain. Arsenal sendiri turun dengan formasi yang identik dengan Chelsea, yaitu 3-4-3 dengan Welbeck-Lacazette-Iwobi dipercaya sebagai juru gedor utama.

Susunan pemain kedua tim. Sumber: WhoScored
Pada awal babak 1, Arsenal tampil lebih mengancam dan beberapa kali merepotkan pertahanan Chelsea. Bahkan Arsenal hampir saja membuka keunggulan apabila tendangan dari Lacazette tidak membentur tiang gawang.

Mendekati akhir laga, Chelsea mulai mampu membalas, terlebih dengan ditarik keluarnya Mertesacker akibat cedera membuat Chelsea mulai mampu menembus pertahanan Arsenal. Namun, skor imbang 0-0 tetap bertahan hingga babak 1 usai.

Pada babak 2, Chelsea tampil lebih agresif. Hasilnya, Chelsea mampu membuka keunggulan terlebih dahulu melalui tendangan Moses memanfaatkan sundulan dari Cahill. 

Arsenal yang tertinggal pun berusaha tampil lebih menekan. Giroud dan Walcott pun dimasukkan untuk menambah daya dobrak mereka, namun komunikasi yang kurang baik sering membuat serangan Arsenal gagal.

Hingga menjelang laga usai, Pedro yang dianggap melakukan pelanggan keras diganjar kartu merah oleh wasit Bob Medley. Kehilangan Pedro membuat konsentrasi Chelsea buyar sehingga Arsenal mampu menyamakan kedudukan melalui skema tendangan bebas yang dimaksimalkan oleh Kolasinac.

Skor imbang 1-1 pun tetap bertahan hingga laga usai, sehingga laga dilanjutkan dengan drama adu penalty. Di babak adu penalty yang menggunakan format A-B-B-A ini, Chelsea harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 1-4.

Kekalahan ini menambah buruk hasil yang diraih Chelsea setelah sebelumnya Chelsea juga menuai kekalahan di 2 laga terakhir pramusim mereka. Hasil ini juga mulai menghantu fans Chelsea akan musim 2015/2016 dimana Chelsea terpuruk pada waktu itu.

Match Stats

Arsenal vs Chelsea. Kiri: Arsenal, Kanan: Chelsea.
Sumber: WhoScored

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...