Skip to main content

Keberanian Antonio Conte Bawa Chelsea ke Final FA Cup

Chelsea sukses melaju ke babak final FA Cup untuk ke 7 kalinya semenjak memasuki era 2000-an. Chelsea lolos setelah mempercundangi rival sekota mereka, Tottenham dalam London Derby dengan skor meyakinkan 4-2. 

Laga ini pun menjadi panggung bagi arsitek Chelsea, Antonio Conte, dalam menunjukan keahliannya dalam melakukan rotasi dan pergantian pemain yang menjadi kunci dalam kemenangan Chelsea dalam laga yang berlangsung Sabtu (22/04) lalu.

Analisa Pertandingan

Pada laga yang berlangsung di Wembley ini, Conte melakukan kejutan dengan mencadangkan 2 pemain andalan mereka, Diego Costa dan Eden Hazard. Batshuayi dan Willian pun dipercaya untuk turun dari menit pertama untuk menggantikan posisi mereka. 

Di lini pertahanan, Courtois sudah bisa diturunkan namun Cahill masih belum bisa main sehingga posisinya digantikan oleh Nathan Ake. Sedangkan duet Matic-Kante dipercaya untuk menggalang lini tengah Chelsea.

Sedangkan Tottenham pun juga melakukan perubahan formasi menjadi 3-4-3 dengan Son di pasang sebagai wing back kiri menggantikan posisi dari Ben Davies. Sedangkan untuk lini depan dipercayakan pada trio Alii-Kane-Eriksen.

Laga ini pun diwarnai dengan aksi kejar mengejar gol. Chelsea yang sempat unggul 1-0 langsung dibalas menjadi 1-1, sebelum kembali unggul 2-1 yang bertahan hingga babak 1 usai. Namun baru 7 menit babak kedua berjalan skor kembali menjadi sama kuat 2-2.

Namun setelah skor 2-2 inilah, Conte menunjukan keahlian sebagai arsitek di pinggir lapangan melalui pergantian pemainnya yang menjadi kunci menangnya Chelsea di laga kali ini.

Ya, 2 pemain kunci yang dicadangkan oleh Conte, yakni Hazard dan Costa, dimasukkan untuk kembali menggedor lini pertahanan Tottenham. Namun pergantian ini ternyata masih kurang berpengaruh, sehingga Conte pun berani memasukkan juga Fabregas untuk tempil lebih mendominasi.

Hasilnya, 1 menit berselang semenjak masuknya Fabregas, Chelsea mampu mencetak gol ketiga melalui sepakan kaki kiri Eden Hazard. Tak hanya itu, 5 menit berselang, Chelsea sukses mengunci kemenangan melalui tendangan roket dari Matic.

Hingga laga berakhir skor tetap 4-2 untuk keunggulan Chelsea. Pada laga ini, terlihat kemampuan Conte dalam memaksimalkan jatah pergantian pemainnya. Tak hanya itu, keberanian Conte dalam berinisiatif untuk meraih kemenangan patut diacungi jempol. 

Berbeda dengan Tottenham yang bersikap lebih pasif dan reaktif dalam pergantian pemain (contohnya dengan dimasukannya Walker setelah Hazard masuk), Conte lebih berani dalam berjudi. Selain itu, susunan pemain yang diturunkan oleh Conte pun ternyata memberikan hasil yang sama baiknya.

Pada babak 1 hingga pertengahan babak 2, line-up awal Chelsea yang diturunkan oleh Conte cukup mampu mengancam pertahanan Tottenham. Terbukti dengan 4 tembakan yang mampu dilepaskan oleh Chelsea yang 2 diantaranya membuahkan 2 gol.
Statistik tendangan Chelsea sebelum dimainkannya Hazard & Costa.
Sumber: WhoScored
Pada pertengahan babak 2, dimainkannya para pemain kunci pun juga mamberikan hasil yang sama yaitu 4 tembakan dengan 2 diantaranya sukses menjadi gol penentu kemenangan. 
Statistik tendangan Chelsea setelah dimainkannya Hazard & Costa.
Sumber: WhoScored
Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa lini depan Chelsea sebelum ataupun sesudah dimainkannya Hazard dan Costa mampu menunjukan ketajaman yang sama. Hal ini pun menjadi angin segar bagi Chelsea karena para pemain yang biasanya dicadangkan mampu juga memberikan hasil yang optimal.

Dengan kemenangan ini, Chelsea akan berjumpa dengan Arsenal di babak final FA Cup musim ini. Kemenangan ini juga semakin mendekatkan Chelsea dalam upaya mengincar double juara musim ini.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...