Ada banyak hal-hal menarik yang terjadi sepanjang musim ini. Dimulai dari perubahan formasi yang dilakukan Antonio Conte setelah kalah melawan Liverpool & Arsenal, ataupun ketika dimainkannya Moses sebagai wing-back, hingga superiornya penampilan Chelsea sepanjang musim ini.
Hal-hal tersebut ramai menjadi sumber pembicaraan para suporter Chelsea, terutama mereka yang juga menyenangi statistik ataupun taktik sepakbola. Hal tersebut wajar-wajar saja, apalagi sosok sang pelatih Chelsea saat ini, Antonio Conte, terkenal atas pemahaman mengenai taktik yang dimilikinya. Tentu saja para suporter The Blues masih ingat bagaimana Italia yang saat itu dilatih Antonio Conte mampu mengalahkan tim penuh talenta seperti Belgia, hingga sang juara bertahan Euro, Spanyol.
Namun, jika kita jeli dalam mengamati, terdapat hal unik yang kerap terjadi pasca pertandingan Chelsea, yaitu seringnya pemain Chelsea yang diliburkan seusai bertanding. Tanapa keikutsertaan di kompetisi Eropa, Chelsea cukup sering hanya bermain setiap 1 minggu sekali. Kesempatan inilah yang sering digunakan Antonio Conte untuk memberikan jatah liburan kepada para pemainnya.
Jika kita melihat Instagram Stories dari para pemain Chelsea yang aktif di media sosial, seperti Courtois, Willian hingga David Luiz, sering terlihat mereka bersiap-siap untuk liburan selepas pertandingan.
Hal ini cukup unik, mengingat tidak banyak pelatih yang sering memberikan jatah berlibur ke pemainnya atas alasan agar kondisi fisik pemainnya tetap terjaga. Biasanya klub-klub lain hanya memberikan liburan ketika ada jeda sekitar 2 minggu.
Hal-hal tersebut ramai menjadi sumber pembicaraan para suporter Chelsea, terutama mereka yang juga menyenangi statistik ataupun taktik sepakbola. Hal tersebut wajar-wajar saja, apalagi sosok sang pelatih Chelsea saat ini, Antonio Conte, terkenal atas pemahaman mengenai taktik yang dimilikinya. Tentu saja para suporter The Blues masih ingat bagaimana Italia yang saat itu dilatih Antonio Conte mampu mengalahkan tim penuh talenta seperti Belgia, hingga sang juara bertahan Euro, Spanyol.
Namun, jika kita jeli dalam mengamati, terdapat hal unik yang kerap terjadi pasca pertandingan Chelsea, yaitu seringnya pemain Chelsea yang diliburkan seusai bertanding. Tanapa keikutsertaan di kompetisi Eropa, Chelsea cukup sering hanya bermain setiap 1 minggu sekali. Kesempatan inilah yang sering digunakan Antonio Conte untuk memberikan jatah liburan kepada para pemainnya.
Jika kita melihat Instagram Stories dari para pemain Chelsea yang aktif di media sosial, seperti Courtois, Willian hingga David Luiz, sering terlihat mereka bersiap-siap untuk liburan selepas pertandingan.
Hal ini cukup unik, mengingat tidak banyak pelatih yang sering memberikan jatah berlibur ke pemainnya atas alasan agar kondisi fisik pemainnya tetap terjaga. Biasanya klub-klub lain hanya memberikan liburan ketika ada jeda sekitar 2 minggu.
Analisis
Apa yang dilakukan oleh Antonio Conte ini sebenarnya bukan sebuah hal yang baru. Namun, dalam kasus kali ini cukuplah unik. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, metode pemberian libur biasanya diberikan oleh manajer setelah musim berakhir. Ataupun biasanya diberikan pada awal musim sebagai libur tambahan jika sang pemain ikut membantu negaranya hingga ke babak akhir suatu kompetisi.
Namun, berbeda dengan manajer-manajer lain pada umumnya, Antonio Conte justru seringkali memberi jatah libur kepada pemainnya pada tengah kompetisi. Dan tidak hanya satu atau dua pemain saja, namun hampir seluruh skuadnya diberikan jatah libur.
Jika dilihat dari segi fisik, pemberian libur bisa membantu agar kondisi badan cepat segar. Selain secara fisik, pemberian liburan dapat pula membantu dalam sisi psikologis. Dengan liburan, kondisi mental pemain dapat mengalami penyegaran sehingga tidak mudah stress, apalagi metode latihan Conte cukup berat, sehingga dengan adanya libur nampaknya cukup membantu agar pemain tidak mudah jenuh.
Kesimpulan
Jika kita mengikuti konfrensi pers oleh Antonio Conte pada awal musim mungkin kita tak perlu heran lagi kenapa Ia melakukan hal ini (memberikan libur ditengah kompetisi). Sejak awal Ia melatih, Conte telah mengatakan akan bekerja diseluruh aspek. Sehingga penjagaan psikologis serta mental pemain tentu tak akan luput dari pantauannya.
Memang memberikan libur tidak selamanya akan berbuah positif. Namun, nampaknya Conte berani berjudi dengan memberikan kepercayaan untuk anak asuhnya di Chelsea dengan memberikan sedikit kebebasan pada musim pertamanya. Bukan tidak mungkin, musim depan kita tidak akan melihat hal yang seperti ini lagi (pemain berlibur), karena Chelsea akan bermain di Liga Champion.
Namun tetap patut kita nantikan apa yang akan dilakukan Conte musim depan untuk tetap menjaga para pemainnya agar mampu bersaing dengan klub-klub papan atas Eropa. Toh seperti yang kita ketahui, Conte adalah seorang pemenang.



Comments
Post a Comment