Chelsea gagal mempertahankan catatan apik wakil Inggris di Liga Champions 2017/2018. Chelsea menjadi kesebelasan asal Inggris pertama yang menderita kekalahan di babak fase grup Liga Champions setelah ditaklukan oleh Roma 3-0 pada Rabu (1/11) dini hari lalu.
Bertandang ke Stadio Olimpico, markas dari AS Roma, Chelsea dibuat tak berdaya. Hasil ini membuat Chelsea turun ke posisi 2 klasmen sementara Grup C disusul oleh Roma. Namun, walaupun menderita kekalahan, Chelsea tetap dalam posisi yang cukup nyaman setelah Atletico juga ditahan imbang oleh Qarabag di partai lainnya.
Analisa Pertandingan
Pada laga kali ini, Antonio Conte, berusaha tetap memainkan skema 3-4-3 yang cukup berbuah manis di 3 partai terakhir. Namun, pemilihan formasi inilah yang membuat Chelsea kalah berduel dengan Roma di lini tengah.
Bakayoko dan Fabregas yang diplot sebagai jendral lapangan tengah Chelsea tak berdaya kala harus berhadapan dengan trio gelandang milik Roma, Naingolan-De Rossi-Strootman. Tak hanya kalah jumlah, namun secara kekutan fisik pun kedua pemain Chelsea kesusahan untuk menandingi ketiga pemain tersebut.
Hasilnya persaingan di lini tengah dengan mudah dimenangkan oleh Roma, apalagi pada babak kedua, terlihat jelas betapa dominannya para pemain AS Roma. Jika dilihat pada grafik heat map dibawah, maka terlihat para gelandang Chelsea terlalu maju meninggalkan ruang di depan area pertahanan.
![]() |
| Heat-map dari para gelandang pada laga Roma vs Chelsea. Sumber: WhoScored |
Hal ini tidak pula dibantu dengan bermain buruknya para pemain belakang Chelsea. Tercatat dari 3 gol yang berhasil diciptakan oleh AS Roma, 2 diantaranya berasal dari kesalahan para pemain bertahan Chelsea.
Tak hanya itu, permasalahan juga datang dari lini serang Chelsea yang sering membuang-bang peluang di 2 laga terakhir. Bahkan pada laga melawan Roma pun, pada babak 1 Chelsea mampu menciptakan banyak peluang.
Dapat dilihat di grafik dibawah adalah grafik tendangan yang dilepaskan oleh Chelsea sepanjang babak 1. Chelsea tercatat menciptakan 9 tembakan (4 tembakan lebih banyak dibanding Roma), namun justru Chelsea yang tertinggal 2 gol dari AS Roma.
![]() |
| Grafik shoot oleh Chelsea (biru) dan Roma (orange). Sumber: WhoScored |
Kedua hal diatas akan menjadi tugas besar bagi Antonio Conte menjelang laga akhir pekan nanti kala Chelsea menjamu Man. United. Namun satu hal positif yang dapat diperoleh Chelsea adalah kembalinya Ngolo Kante yang sempat absen akibat menderita cedera. Kehadirannya tentu akan menjadi sosok pembeda pada lini tengah Chelsea yang dalam beberapa laga terakhir bermain cukup buruk.



Comments
Post a Comment