Skip to main content

Laporan Pertandingan: Leicester 1-2 Chelsea (AET)

Chelsea sukses melanjutkan langkahnya di babak FA Cup setelah menyingkirkan Leicester dalam babak perempat final yang digelar pada Minggu (18/03) malam kemarin. Bertanding di depan dukungan suporternya sendiri, Leicester harus mengakui keunggulan Chelsea 1-2, dalam laga yang berlangsung selama 120 menit tersebut.

Hasil ini memastikan satu tempat di babak semifinal FA Cup bagi Chelsea. Adapun di babak semifinal mendatang, Chelsea akan bertindak sebagai tim tuan rumah dan akan melawan Southampton di Wembley. Sedangkan di partai lainnya, Man. United akan bertemu Spurs untuk merebutkan satu tiket final lainnya.

Susunan Pemain

Pada laga ini, Chelsea kembali menerapkan formasi andalan 3-4-3. Alvaro Morata dan Bakayoko kembali ke line-up setelah pada laga sebelumnya hanya menempati bangku cadangan. Bagitu pula dengan Willy Cabbalero yang dipercaya tampil mengawal gawang Chelsea mengisi posisi dari Courtois yang mengalami cedera hamstring.

Dikubu tuan rumah, the foxes, julukan Leicester, kembali tampil dengan pola andalan dari Claude Puel, yakni 4-4-1-1. Jamie Vardy dan Ihenacho menjadi 2 penyerang Leicester di laga ini. Adapun Mahrez dan Albrighton kembali diandalkan di kedua sektor sayap Leicester.
Line-up Leicester vs Chelsea. Sumber: WhoScored.


Jalannya Pertandingan

Semenjak peluit tanda bergulirnya babak pertama dibunyikan, kedua tim tampil terbuka. Beberapa peluang masing-masing didapatkan oleh kedua tim, namun masih belum ada yang berhasil mencetak gol.

Namun menjelang babak pertama usai, Chelsea sukses mencuri gol terlebih dahulu. Berawal dari skema serangan balik Leicester yang gagal, Chelsea berbalik melancarkan serangan, melalui Willian yang menggiring bola dari lini tengah, yang lalu memberikan umpan matang pada Morata.

Alvaro Morata mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik dan menceploskan bola ke gawang Kasper Schmeichel melalui penyelesaian akhir yang akurat. Gol ini sekaligus mengakhiri catatan 13 laga beruntun dimana dirinya tidak mampu mencetak gol.

Skor keunggulan 0-1 untuk Chelsea bertahan hingga babak pertama usai.

Tertinggal satu gol, Leicester mulai meningkatkan intensitas serangan mereka di babak kedua. Peluang emas mampu dimiliki Vardy ketika dirinya mampu menyambut umpan silang Ndidi tanpa kawalan. Namun sundulan yang dilepaskannya hanya melambung tinggi diatas gawang Caballero.

Terus menekan, akhirnya Leicester sukses menyamakan kedudukan. Berawal dari aksi dribble Mahrez di didi kanan, umpan silang yang dilepaskannya tak mampu di buang oleh lini pertahanan Chelsea. Situasi kemelut didepan gawang akhirnya berhasil dimanfaatkan oleh Vardy yang tembakan jarak dekatnya gagal diselamatkan oleh Caballero.

Skor kembali sama kuat 1-1.

Menjelang laga usai, melalui skema permainan umpan-umpan pendek yang apik dari Chelsea mampu menghasilkan peluang bagi Morata yang sayangnya masih dapat diselamatkan oleh Schmeichel.

Laga pun berkesudahan dengan skor 1-1 dan dilanjutkan ke babak ekstra time, setelah pada aturan terbaru, babak perempat final FA Cup tidak ada lagi pertai replay.

Di babak ektra time, Chelsea yang memasukkan Pedro untuk menggantikan Willian yang nampak kelelahan, sukses menambah gol kembali pada laga ini dan merubah skor menjadi 1-2 untuk keunggulan tim tamu.

Berawal dari aksi kerja sama apik antara Pedro, Morata dan Kante, Ngolo Kante memberikan umpan silang yang mampu disundul masuk oleh Pedro ke gawang kosong dari Leicester, setelah Schmeichel sudah terlanjur keluar dari posnya, namun gagal menjangkau bola.

Selepas gol Pedro ini, Chelsea lebih memilih tampil bertahan untuk mengamankan keunggulan mereka. Leicester yang tampil all-out untuk terus menekan gagal mencetak gol kembali dalam waktu yang tersisa dan harus mengaku kalah dari Chelsea.

Berikutnya Chelsea akan mendapat jeda libur Internasional sebelum akan tanding kembali pada akhir Maret nanti kala menjamu rival sekota mereka, Tottenham Hotspurs, di Stamford Bridge.

Match Stats

Leicester (Kanan) - Chelsea (Kiri).
Sumber: WhoScored.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...