Chelsea sukses meneruskan tren positif mereka diajang Premier League. Yang terbaru, Chelsea yang menjamu Newcastle di lanjutan Premier League pekan 15 sukses mengamankan poin penuh usai menang dengan skor 3-1.
Kemenangan ini membuat Chelsea tak terkalahkan dalam 6 laga terakhir mereka disemua ajang. Dalam kurun waktu tersebut, Chelsea sukses meraih 5 kali menang serta 1 kali imbang. Kekalahan terakhir yang diderita Chelsea adalah kala bertamu ke markas AS Roma pada September lalu.
Analisa Pertandingan
Dilaga ini Chelsea kembali menerapkan formasi 3-5-2 dengan Hazard dan Morata menjadi tumpun di lini depan. Adapun Danny Drinkwater kembali mendapat kesempatan bermain dari awal dan mendampingi Fabregas serta Kante dilini tengah.
Selain itu, Victor Moses yang telah absen semenjak kekalahan atas Crystal Palace pada September lalu, sudah dapat diturunkan dan mengisi posisi yang biasa ditempati oleh Zappacosta di beberapa laga terakhir.
Dikubu tim tamu, perubahan formasi ditunjukan oleh Rafa Benitez di laga ini. Dirinya mencoba merubah formasi anak asuhnya menjadi 3-4-3. Perubahan ini mungkin berupaya meniru kesuksesan Spurs, Man. United ataupun Arsenal yang sukses mengalahkan Chelsea musim lalu dengan skema yang sama.
Satu hal yang menarik dari perubahan formasi ini adalah dengan ditempatkannya Matt Ritchie yang biasa beroperasi sebagai pemain sayap kanan, sebagai wing-back kiri pada laga ini.
Namun penempatan Ritchie inilah yang berhasil dimanfaatkan oleh Chelsea untuk mengalahkan tamunya tersebut. Di laga ini Chelsea seolah "sengaja" mengincar posisi yang ditempati pemain asal Skotlandia ini.
![]() |
| Grafik attack sides Chelsea (Kiri) vs Newcastle (Kanan). Sumber: WhoScored |
Dapat dilihat pada grafik attack sides di atas, Chelsea cenderung berupaya menekan lewat sisi yang ditempati Victor Moses. Tercatat Chelsea menyerang lewat sisi kanan (kiri dari Newcastle) sebanyak 42% dibanding 24% dari sisi kiri (kanan dari Newcastle).
Beberapa kali malah Chelsea membiarkan Victor Moses untuk berduel 1 lawan 1 dengan Ritchie di sektor sayap. Hasilnya, Ritchie yang bukanlah pemain dengan naluri bertahan yang baik seringkali kerepotan menghadapi Moses. Bahkan 2 gol Chelsea berasal dari serangan yang diciptakan disisi ini.
Jika melihat pada rataan posisi pemain, maka juga nampak jelas bahwa Conte sengaja menginstrusikan Moses untuk lebih terlibat ke penyerangan. Seperti yang tampak pada grafik dibawah, Moses lebih sering berada di setengah daerah lawan.
![]() |
| Grafik player positions Chelsea (Kiri) vs Newcastle (Kanan). Sumber: WhoScored |
Selain itu, Cesar Azpilicueta pun juga di dorong sedikit lebih ke kanan untuk men-cover posisi yang ditinggalkan oleh Moses ketika berupaya maju.
Terlepas dari gemilangnya sosok Eden Hazard dalam laga kemarin, namun kejelian Antonio Conte memanfaatkan celah di sisi pertahanan Newcastle juga layak untuk diapresiasi. Meskipun kemenangan ini tak membawa Chelsea naik peringkat, namun hasil ini menjadi modal baik jelang laga lawan Atletico pada tengah pekan mendatang.



Comments
Post a Comment