Skip to main content

Chelsea Gagal Robohkan Tembok Atletico

Matchday 6 UCL, Chelsea yang sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar, menjamu Atletico Madrid di Stamford Bridge. Bermain baik, Chelsea harus puas berbagi satu poin dengan tamunya tersebut setelah laga berkesudahan dengan skor sama kuat 1-1.

Hasil imbang ini membuat Chelsea harus rela posisinya di puncak klasmen Grup C diambil alih oleh wakil asal Italia, AS Roma, setelah kedua tim memiliki poin yang sama, namun AS Roma memiliki keunggulan Head-to-Head sehingga membuat Roma menjadi juara Grup C.

Analisa Pertandingan

Pada laga ini pelatih Chelsea, Antonio Conte, menurunkan skuad yang cukup kuat walaupun sudah dipastikan lolos ke babak berikutnya. Tercatat hanya Marcos Alonso sebagai pemain inti yang mendapat jatah istirahat pada laga ini.

Adapun posisinya digantikan oleh Zappacosta yang digeser ke posisi wingback kiri. Sedangkan Bakayoko kembali mendapat kesempatan untuk tampil setelah dicadangkan kala Chelsea menaklukan Newcastle akhir pekan lalu.

Pada babak pertama kedua tim bermain hati-hati sehingga peluang minim tercipta. Dikubu Chelsea sendiri hanya Alvaro Morata yang beberapa kali mampu melepaskan tembakkan yang cukup membahayakan gawang Oblak.

Dibabak kedua, Chelsea justru harus rela bobol terlebih dahulu setelah Atletico sukses memanfaatkan skema sepak pojok dengan baik. 

Tertinggal, Chelsea pun memasukan Pedro untuk menggantikan Zappacosta untuk tampil lebih menekan. Hasilnya terbukti positif. Dapat dilihat pada grafik dibawah, sejak dia dimainkan, Pedro sukses melakukan 3 dribble dari 4 percobaan serta mampu melepaskan 1 tembakkan ke gawang Atletico.
Grafik dribble Pedro vs Atletico. Sumber: WhoScored
Hingga akhirnya Chelsea mampu menyamkan kedudukan melalui gol bunuh diri dari Savic, Chelsea masih tetap kesulitan menambah gol lagi. Tercatat setelah gol dari Hazard, Chelsea memiliki 2 peluang emas masing-masing dari Morata dan Willian.

Namun penyelesaian akhir yang buruk membuat Chelsea kembali gagal menambah gol dan harus rela bermain imbang dengan Atletico. Disamping kurang baiknya penyelesaian akhir Chelsea, kredit tersendiri patut diberikan kepada Jan Oblak dilaga ini.
Grafik penyelamatan Obalk vs Chelsea.
Sumber: WhoScored 
Dapat dilihat pada grafik diatas, Olak tercatat melakukan 7 penyelamatan di laga ini. Bahkan 2 peluang emas dari Chelsea yang dimiliki oleh Morata sukses dipatahkan oleh Oblak dan membuat Chelsea cukup frustasi sepanjang laga.

Berikutnya, Chelsea akan kembali melakoni partai Premier League melawan West Ham sebelum pergi ke markas Huddersfield tengah pekan mendatang.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...