Skip to main content

Chelsea Sukses Memanfaatkan Skema Bola Mati

Chelsea sukses melanjutkan rentetan kemenangan mereka menjadi 5 laga. Korban teranyar mereka kali ini adalah Watford, yang harus kalah tipis 4-3. Kemenangan ini pun membuat Chelsea kini telah mengoleksi 90 poin dengan masih menyisakan 1 laga melawan Sunderland di pekan terakhir.

Analisa Pertandingan

Dalam laga yang berlangsung di Stamford Bridge, Selasa (16?05/2017) dini hari, berlangsung terbuka. Kedua kesebelasan tampil dengan lepas karena sudah tidak ada posisi yang dikejar. Hasilnya dlam laga ini tercipta 7 gol dengan Chelsea keluar sebagai pemenangnya.

Memainkan skuad cadangan dalam laga ini, Chelsea tetap mampu tampil mengigit. Namun untuk urusan lini pertahanan, Chelsea terlihat rapuh dalam laga ini. Trio bek yang dipasang dalam laga kli ini kurang memuaskan peformanya. Bahkan sempat terjadi salah kominikasi yang berujung bobolnya gawang Chelsea.

Untungnya, kelemahan di lini belakang mampu diungguli dengan skema peyerangan yang baik. Tercatat 3 dari 4 gol yang mampu disarangkan Chelsea berasal dari skema tedangan pojok.

Spesialnya lagi, kekurangan yang ditunjukan oleh para defender Chelsea dalam laga ini dibalas tuntas dengan kemampuan penyerangan yang mereka tunjukan. Terbukti dari 4 gol yang dicetak, 2 berasal dari para pemain belakang Chelsea. Gol ketiga Chelsea yang dicetak Batshuayi pun berkat andil dari Nathan Ake.

Kemampuan memanfaatkan skema bola mati inilah yang pada akhirnya membuat Chelsea sukses menaklukan lawan mereka, Watford, sekaligus menambah jumlah kemenangan Chelsea menjadi 29 kemenangan di ajang Premier League musim ini.

Berkat kemenangan ni, Chelsea tetap berpeluang menjaga asa agar mampu menciptakan rekor baru, yaitu jumlah kemenangan terbanyak sepanjang era Premier League berlangsung. Tentunya jika mampu meraih rekor tersebut, akan semakin melengkapi torehan gemilang yang telah diciptakan sepanjang musim 2016/2017.

Comments

Popular Post

Bagaimana Suatu Transfer Bekerja?

Memasuki musim transfer pemain, membuat para suporter berharap-harap cemas tentang pergerakan timnya di bursa transfer. Menjadi klub yang tidak terlalu aktif tentu membuat fans khawatir akan kalah bersaing pada musim berikutnya. Namun, jika terlalu aktif bergerak belum tentu menjamin hasil yang baik di musim berikutnya. Malah resiko "salah beli" hingga menjadi olok-olok tim rival karena pemain yang dibeli mahal malah tak bersinar tentu menjadi pertimbangan. Namun disamping itu semua, proses transfer pemain tidaklah semudah dan sesimpel seperti yang ada dalam konsol game. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi lamanya suatu negosiasi transfer pemain. Jadi, bagaimanakah proses suatu transfer berlangsung?  Bagian 1: Negosiasi antar klub Pertama-tama, sebelum membahas lebih lanjut, perlu diingat bahwa proses transfer pemain melalui beberapa tahap negosiasi, yaitu: Negosiasi antara klub pembeli dan penjual. Negosiasi antara klub pembeli dengan agen pemain (disebut ...